Contoh Esai
Kemana Hilangnya Lagu-Lagu Anak Indonesia
Dinamis,meluncur cepat dan terus berkembang,itulah ciri khas pada zaman yang kita hidupi ini.Globalisasi membuat segalanya berubah dengan cepat dan tiada batas.Salah satu dampaknya mengenai dunia musik di Indonesia tercinta.Belakangan marak muncul fenomena boyband dan girlband di Indonesia.Maraknya fenomena ini memunculkan gaya tersendiri yakni para anak-anak yang berlomba agar dapat tampil seperti idolanya.Tetapi dibalik hingar bingar fenomena tersebut terselip permasalahan yang sangat berdampak serius bagi anak-anak penerus bangsa tercinta ini.
Munculnya lagu-lagu baru semakin menggeser lagu-lagu anak yang dulu sangat banyak digemari kalangan anak-anak di usia mereka yang seharusnya.Fenomena ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi perkembangan anak yang berada diluar batas kewajaran.Salah satu contoh lirik lagu yaitu ''selimut tetangga'' apakah itu yang sepantasnya mereka dengar dan senandungkan.Ya tentunya mana mungkin toh!yang seharusnya mereka dengarkan adalah lagu-lagu seperti balonku,naik delman,pelangi-pelangi dan berbagai lagu nasional namun faktanya itu tidak berlaku pada saat ini.
Miris memang melihat anak-anak di usia mereka justru lebih menyukai lagu-lagu yang bertemakan cinta yang sebenarnya belum mereka pahami maksudnya.Pada usia mereka seharusnya mendengarkan lagu-lagu yang mendidik dan nasionalis sehingga menjadikan ana-anak penerus bangsa yang berakhlak,nasionalis dan berkualitas yang akan mengubah bangsa tercinta ini menjadi lebih baik.Kalau begini ceritanya,bisa kita bayangkan bagaimana mereka akan tumbuh kedepannya.Terlebih lagi merekalah tongkat estafet perkembangan bangsa ini.Maka disinilah peran orang tua sangat diperlukan untuk mengawasi lagu yang mereka dengar.Jangan sampai kita lalai dan membiarkan anak mendapatkan hiburan yang tidak sesuai dengan usia mereka.Selain itu media juga diharapkan untuk memberikan ruang bagi acara dan lagu anak.Nah yang menjadi pertanyaan adalah sampai kapan lirik ''selimut tetangga'' menggantikan lirik ''balonku ada lima''?.